Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Ketigapuluh

Tuliskan apa yang kamu rasakan ketika menulis

Akhirnya sampai juga di tulisan ketigapuluh. Seharusnya tantangan ini bisa selesai dalam waktu tiga puluh hari, tapi ternyata aku baru bisa menyelesaikannya setelah hampir 2 tahun. Tidak apa-apa. Setidaknya selesai juga kutunaikan tantangan ini hehe

Apa yang kurasakan ketika menulis?

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Ketigapuluh”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Sembilan

Tujuanku di masa depan

Di tahun 2017, ada keputusan besar yang diambil dalam hidupku. Aku memutuskan untuk rehat dari pekerjaanku saat itu dan mendaftar kuliah lagi. Aku tidak ingat betul, apa alasanku untuk memutuskan hal tersebut. Namun, hal yang aku ingat betul adalah keputusan itu sudah aku pikirkan dari tahun 2015. Butuh banyak pemikiran dan pertimbangan serta obrolan dengan orang lain hingga aku bulat dengan keputusanku sendiri.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Sembilan”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Delapan

Tuliskan tentang mencintai seseorang

Mencintai seseorang seharusnya adalah hal yang mudah. Tidak perlu alasan yang spesifik. Selama hati ini merasa tenang, nyaman, dan gembira ketika bersama orang itu, sudah cukup bukan? Mungkin akan lebih menyenangkan jika hatiku berdebar-debar tapi senyumku terkembang lebar jika melihatmu. Walaupun kamu bukanlah sosok yang sempurna, tapi aku berusaha untuk menerima dan berkompromi denganmu. Dengan senang hati. Dengan tenang hati. Hidup mungkin tidak menjadi lebih mudah tapi kita menjadi lebih kuat, karena kita punya satu sama lain.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Delapan”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Tujuh

Seseorang yang menginspirasiku

Ada banyak sekali sosok yang menginspirasi dalam hidupku. Tapi entah kenapa ketika melihat topik tulisan kali ini, aku teringat pada Johnny Suh. Beliau ini bukan sembarang beliau ya hahaha Johnny adalah salah satu member NCT, boygroup dari Korea Selatan. Sekitar tahun 2017, aku sudah mulai mengikuti NCT terutama NCT 127. Sudah ada Johnny yang debut di sub unit tersebut, tapi aku belum terlalu tertarik untuk nge-fans dengannya. Setelahnnya, aku pun masih terus mengikuti tiap kali NCT 127 merilis album baru. Tapi member lain yang masih menarik perhatianku.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Tujuh”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Enam

Sekolahmu

Sejujurnya aku agak bingung dengan tema ini dan kesulitan untuk mengembangkan tema menjadi tulisan. Lalu tiba-tiba saja teringat bahwa saat kecil aku pernah memiliki semacam cita-cita atau gambaran yang detail mengenai sekolah yang ingin kumasuki. Kalau tidak salah, saat itu aku masih sekolah di SD. Aku sudah bisa membayangkan nanti akan masuk ke SMP dan SMA yang terbilang sekolah favorit di kotaku. Untuk kuliah pun, aku sudah membayangkan akan masuk ke UGM. Dan alhamdulillah semuanya terwujud. Aku sendiri juga kadang merasa bingung sekaligus takjub dengan hal tersebut.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Enam”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Lima

Sesuatu yang menginspirasi dari foto ke-11 di handphone-mu

Ini adalah foto yang kuambil ketika makan nasi kapau untuk pertama kalinya. Begitu melihat foto ini, aku kemudian teringat saat itu aku makan nasi kapau bersama dengan Resti di area Taman Siswa, Yogyakarta. Sudah lama aku penasaran dengan rasa nasi kapau. Bagaimana rasanya? Bagaimana bedanya dengan nasi padang? Sungguh, aku masih teringat suapan pertama ketika makan. Hmm…lebih asin dan berbumbu ketimbang nasi padang.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Lima”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Empat

Tuliskan tentang satu pelajaran yang kamu peroleh

Banyak sekali hal yang aku pelajari di sepanjang hidup ini. Tapi ada satu pelajaran penting yang mengena sekali untukku, terutama di empat tahun terakhir ini. Hal itu adalah “being vulnerable is fine”. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia mungkin berarti “menjadi rapuh atau rentan itu tidak apa-apa”

Mengapa begitu?

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Empat”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Tiga

Surat untuk seseorang, siapapun itu

Hai, ternyata aku belum bisa menuliskan tantangan menulis ini. Harusnya selesai dalam 30 hari, tapi ternyata sudah dua tahun dan belum selesai haha Ya sudah tidak apa-apa. Niatku (dan semoga bisa terwujud, amin!) di bulan Agustus 2022 ini, semua tulisan sudah selesai.

Jadi, untuk tema hari keduapuluhtiga adalah menuliskan surat untuk seseorang. siapapun itu. Untukmu, surat ini kubuat. Ketika kamu baca surat ini, kamu pasti tahu kalau surat ini kutuliskan untukmu.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Tiga”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Dua

Write about today

Harusnya tantangan menulis ini selesai tahun lalu. Tapi ternyata baru bisa disambung kembali di bulan Mei tahun 2021. Ya sudah, tidak apa-apa. Tidak perlu menyesal. Perbaiki dan selesaikan saja.

Awalnya, untuk tema hari ini, aku berencana untuk menulis tentang H-1 ujian praktik kerja profesi psikologi (PKPP) di bulan Oktober tahun 2020 lalu. Hari tersebut sangat berkesan, karena aku terlalu panik dan cemas plus cuaca hari itu yang mellow karena hujan seharian, jadilah aku menangis sesenggukan di kamar kosan bersama kucing tetangga kos yang numpang maen ke kamar, hahaha. Tapi ternyata menangis di hari itu malah membuatku menjadi super tenang di hari H ujian. Ajaib sekali ya! Dan alhamdulillah, aku lulus ujian dengan revisi yang tidak banyak, alhamdulillah 🙂

Nah, karena aku sudah mulai lupa dengan detail hari tersebut, jadilah kutuliskan cerita di hari ini (20 Mei 2021) saja.

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Dua”

Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Satu

Write about love

Tema hari ini cukup membuat bingung, karena pengalaman cintaku yang nol besar hahaha 😛 Tapi, karena cinta sebenarnya tidak hanya terbatas pada hubungan lawan jenis, sepertinya bisa lah aku menuliskan beberapa hal yang ku pahami mengenai cinta, dari interaksiku dengan beragam orang di sepanjang hidupku 🙂

Continue reading “Tantangan Menulis 30 Hari: Hari Kedua Puluh Satu”